josafat page

Uncategorized

Fans Yakin Indonesia Juara

Jakarta – Final Piala Sultan Hassanal Bolkiah 2012, turnamen antarnegara Asia Tenggara untuk level U-21, beberapa jam lagi dimulai. Fans yakin Indonesia akan mengalahkan tuan rumah.

Dari polling online yang diadakan detiksport, hampir 90 persen menjawab “ya” untuk pertanyaan apakah Indonesia akan membawa pulang gelar juara.

Hingga pukul 13.40 WIB terjaring 1.634 suara. Yang meyakini pasukan “Garuda Muda” akan juara sebanyak 1.447 (88,56%), sedangkan sisanya (11,44 %) menjawab kebalikannya.

Indonesia lolos ke final setelah menjadi runner-up Grup A dengan hasil dua kali menang, sekali seri, dan sekali kalah (dari Myanmar, yang menjadi juara grup ini). Di semifinal tim asuhan Widodo C. Putra itu menekuk salah satu tim favorit, Vietnam, dengan skor 2-0.

Brunei juga runner-up di grupnya (B). Mereka memulai dengan kemenangan 3-2 atas Kamboja, kalah 1-2 dari Vietnam, menang 3-0 atas Malaysia, dan unggul 1-0 atas Timor Leste. Di semifinal mereka menang 3-2 dari Myanmar, satu-satunya tim yang bisa mengalahkan Indonesia.

Sepakbola Brunei sebenarnya “bukan apa-apa”. Mereka selalu menjadi “anak bawang” di kawasan terkecilnya, ASEAN. Tanpa prestasi apapun, sepanjang sejarahnya. Di daftar peringkat FIFA saat ini, Brunei ada di urutan ke-201 dari 208 anggota. (Indonesia di peringkat 147).

Brunei pernah dijatuhi skorsing oleh FIFA pada September 2009 karena intervensi pemerintah. Ketika itu pihak Kerajaan membubarkan BAFA (PSSI-nya Brunei) dan membentuk asosiasi baru pada Desember 2008.

Selama masa skorsing tidak ada perkembangan dari konflik internal, sampai kemudian FIFA membekukan keanggotaan negara tersebut pada Maret 2010. Skorsing 20 bulan itu berakhir setelah FIFA turun tangan untuk membentuk federasi baru bernama NFABD di tahun 2011.

Final Brunei vs Indonesia akan digelar di Sultan Hassanal Bolkiah Stadium, Bandar Seri Begawan, pukul 20.30 waktu setempat, atau 19.30 WIB.

Hasil polling detiksport sampai pukul 13.40 WIB:
“Timnas Indonesia U-21 bertemu Brunei di final Piala Sultan Hassanal Bolkiah. Akankah trofi tersebut dibawa pulang pasukan ‘Garuda Muda’?”

Ya => 88.56% [1.447]
Tidak => 11.44% [187]

Total vote: 1.634

 

Source: detik.com


Shooting


Bustomi: Jenderal Baru lapangan tengah Timnas Indonesia

Nama lengkap : Ahmad Bustomi
Nama panggilan : Tomi/ Cimot
Tanggal lahir : 13 Juli 1985
Tempat lahir : Jombang, Indonesia
Tinggi : 1.67 m (5 ft 6 in)
Posisi bermain : Midfielder
No Punggung : 19
Klub
2004 : Persikoba
2005-2006 : Persema
2008-sekarang : Arema
Tim nasional
2006-2007 : U-23
2010-sekarang : Indonesia

Ahmad Bustomi adalah gelandang Arema Indonesia yang merupakan pemain timnas Indonesia.
Kali ini Bustomi menjadi pemain yang mempromosikan produsen alat olahraga ternama Nike lewat tema “Inspiration at Nike Football”
Iklan Nike ini mempromosikan jersey timnas Indonesia yang akan digunakan pada AFF Cup 2010.

berikut adalah iklan Nike yang berjudul “Ahmad Inspiration”

 

 

Ahmad Bustomi:
Saya Ahmad Bustomi, dari Indonesia, umur saya 25 tahun, saya gelandang.

Setiap pemain, setiap manusia pasti dia mempunyai hari-hari yang tidak bagus untuk dia, pasti itu ada. Jadi bagaimana cara kita mengatasi hari yang tidak mood, bukan menjadi alasan tapi harus menjadi motivasi agar bisa tampil lebih baik lagi.

Untuk setiap pertandingan manusia tidak ada puasnya. Untuk saya pribadi saya pasti evaluasi diri saya, pertandingan tadi apa yang kurang dari saya karena tidak ada manusia yang sempurna, jadi pasti ada kekurangannya.

Pengorbanan bukan dari saya pribadi, tetapi dari orang-orang yang mendukung saya, terutama ibu saya.

Waktu itu dia [Ibu Bustomi] menjual satu-satunya perhiasan anting-antingnya untuk membelikan sepatu sepakbola karena saat itu saya tidak mempunyai sepatu agar saya bisa ikut seleksi di Persema junior.

Tapi dengan situasi itu melecut diri saya sendiri karena Ibu saya sudah berusaha maksimal sampa-sampai menjual perhiasan satu-satunya.Jadi saya mempunyai motivasi sendiri, sehingga saya harus bisa membalas support dari orang tua saya.


Bagi Pecinta One Piece

Jika kalian ngaku-pecinta one piece, wajib ng-like OPL

 

Apa itu OPL? OPL adalah singkatan dari ONE PIECE LOVER.

Sedikit banyak tentang one piece akan kami bongkar sedemikian rupa sehingga menambah cakrawala pikiran anda, (*HA??)

percaya deh, ngga bakalan nyesal. Bagi yang berminat klik link dibawah ini

http://www.facebook.com/loveonpiece

Jaya Selalu Persebakbolaan INDONESIA!!!


Saatnya Indonesia Fokus ke Vietnam

SEAGJakarta – Kekalahan dari Malaysia sudah harus segera dilupakan. Selanjutnya, timnas U-23 Indonesia sudah ditunggu lawan yang tak bisa dibilang gampang: Vietnam.

Indonesia takluk 0-1 pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis (17/11/2011) malam WIB. Gol Ibrahim Azwari di awal-awal babak pertam tak mampu dibalas Titus Bonai dkk. sampai akhir laga. Padahal ‘Garuda Muda’ punya sejumlah peluang di babak kedua.

Rahmad Darmawan, yang memutuskan untuk memainkan tim lapis kedua sebagai starter, menyebut bahwa skuadnya punya kualitas yang setara, entah siapa pun itu yang diturunkan.

Indonesia acapkali salah memberikan operan di babak pertama. Hal inilah yang kemudian coba diperbaiki oleh RD di babak kedua dengan memasukkan Egi Melgiansyah.

“Saya melihat kinerja tim saya tidak hanya sampai pertandingan-pertandingan kemarin. Dengan tim yang sekarang, soliditas pertahanan tidak beda jauh,” ujarnya seusai laga.

“Paling sial kita hari ini tidak kalah. Fokus meninggalkan satu pemain di lapangan tengah ketika menghadapi mereka. Namun, kita juga gagal memanfaatkan sejumlah peluang.”

“Babak pertama kita jelek, tapi di babak kedua kita bermain lebih bagus,” tukasnya.

Indonesia pun harus puas menjadi runner-up Grup A. Mereka pun bakal menghadapi sang juara Grup B, Vietnam, pada Sabtu (19/11) besok. RD menyebut bahwa Vietnam jelas bukan lawan yang mudah. Namun, siapa pun lawan yang dihadapi, Indonesia harus siap.

“Vietnam adalah tim dengan agresivitas yang bagus. Mereka punya dua sayap yang bagus dan striker yang punya pergerakan bagus. Itu yang saya tahu dari mereka.”

“Secara umum, saya pikir, Myanmar dan Vietnam sangat baik. Hanya mereka berbeda gaya,” tuntasnya.

Partai Semifinal Cabor Sepakbola SEA Games XXVI:

Sabtu (19/11/2011) Stadion Utama Gelora Bung Karno
Semifinal 1: Malaysia vs Myanmar 16.00 WIB
Semifinal 2: Vietnam vs Indonesia 19.30 WIB


‘Merah Putih’ Juga Ditinggal Ahmad Bustomi

Jakarta – Tak hanya ditinggal Boaz Solossa dan Ian Kabes, timnas Indonesia harus kehilangan salah satu pemain kuncinya saat melawan Iran bulan depan. Dia adalah Ahmad Bustomi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Boaz dan Kabes diizinkan oleh pelatih Wim Risjbergen meninggalkan skuad Indonesia yang sedang berlatih di Solo, karena alasan keluarga.

Boaz sudah absen di laga kontra Palestina kemarin dan akan absen juga di laga ujicoba kontra Yordania dan Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2014, 2 September mendatang.

Kekuatan Indonesia dipastikan akan kembali berkurang setelah salah satu pilar lini tengahnya, Bustomi, urung ikut ke Iran karena masih dibebat cedera. Gelandang Arema FC ini sudah absen dari kemarin dan namanya tak ada dalam daftar skuad yang dibawa ke Iran.

Berikut daftar pemain timnas yang dibawa untuk laga Yordania dan Iran seperti rilis yang diterima detiksport

1) Markus Haris Maulana
2) M. Roby
3) Ferry Rotinsulu
4) M. Ilham
5) Hamka Hamzah
6) M. Nasuha
7) Arif Suyono
8) Zulkifly
9) Tony Sucipto
10) Beny Wahyudi
11) Wahyu Wijiastanto
12) Irfan Bachdim
13) Cristian Gonzales
14) Eka Ramdani
15) Okto Maniani
16) Supardi
17) M.Ridwan
18) Bambang Pamungkas
19) Firman Utina
20) Ferdinand Sinaga
21) Made Wirawan
22) Hariono
23) Amrizal


Lawan Palestina untuk Evaluasi Persiapan Timnas Indonesia

Solo – Pertandingan ujicoba melawan Palestina di Solo hari Senin besok dijadikan Indonesia sebagai evaluasi terkait persiapan tim menghadapi pertandingan pertama babak kualifikasi Piala Dunia 2014 awal bulan depan.

Setelah mengatasi Turkmenistan di kualifikasi putaran kedua, Indonesia baru melakukan satu pertandingan ujicoba, yakni melawan timnas U-23 di Solo hari Kamis lalu, dengan hasil seri 1-1.

Ujicoba kedua adalah melawan Palestina, juga di Solo, pada Senin (22/8) besok. Setelah itu skuad “Garuda” akan melakoni partai persahabatan di Amman melawan Yordania pada 27 Agustus, sebelum melakukan pertandingan “sesungguhnya” melawan Iran di Teheran pada 2 September.

“Tujuan dari ujicoba ini adalah untuk mengevaluasi pemain, baik secara individu maupun permainan (kolektif). Dari ujicoba pertama kemarin melawan tim U-23, terlihat maish banyak kekurangan terutama dalam koordinasi antarlini, taktik individu, serta strategi permainan,” demikian asisten pelatih Indonesia, Liestiadi, usai team managers di Hotel Novotel, Solo, Minggu (21/8).

Asisten Wim Rijsbergen itu menambahkan, Palestina memiliki karakter yang mirip dengan tiga negara Timur Tengah yang akan menjadi lawan Indonesia di PPD nanti, yaitu Iran, Qatar dan Bahrain.

“Yang harus diwaspadai dari Palestina adalah stamina. Mereka punya stamina yang bagus, serta kemampuan memanfaatkan postur tubuh mereka. Ini sesuai dengan karakter permainan calon lawan Indonesia nanti, Iran,” tukas Liestiadi, seperti tertuang dalam siaran pers PSSI yang diterima detiksport.

“Palestina memang kalah agregat 2-3 dari Thailand di PPD kemarin. Tetapi mereka harus tetap diwaspadai. Mereka juga punya rekor bagus di laga tandang di PPD. Yang terpenting buat kita adalah mengambil pelajaran dari pertandingan besok, untuk perbaikan tim, supaya kita bisa mencuri poin saat melawan Iran.”