josafat page

Berita Terbaru

PSSI Undang Klub-Klub ISL Berembuk

limbing

Jakarta – PSSI menegaskan keinginannya untuk duduk satu meja dengan klub-klub yang mengikuti Indonesian Super League (ISL). Mereka mengundang klub-klub itu untuk berdiskusi minggu depan. “Kami sudah menyiapkan undangan, akan disebar Senin depan. Kita akan bertemu dan merembuk mencari kesepakatan. Kita sudah tentukan tempatnya, Rabu 14 Maret di Hotel Crown Jakarta,” papar Penanggung Jawab Timnas, Berhard Limbong, di kantor PSSI, Jakarta, Jumat (9/3/2012). Sedikitnya 12 klub akan diundang yaitu Persisam, Persiba Balikpapan, Persipura, Persiwa, Pelita Jaya, Persib Bandung, Sriwijaya FC, Deltras Sidoarjo Persela Lamongan, PSPS Pekan Baru, Mitra Kukar dan Persidafon Dafonsoro. “Tidak ada kata terlambat. Maka itu diharapakan pihak-pihak yang diundang berkenan hadir, untuk membicarakan unek-uneknya,” ujar Limbong. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dengan pertemuan tersebut diharapkan ada keinginan bersama untuk mencari jalan keluar tentang konflik sepakbola di dalam negeri. “Mudah-mudahan itu saling memperkuat. PSSI mengupayakan rekonsiliasi sudah lama. PSSI dengan tangan terbuka. Silakan rekonsiliasi. Kita mengundang untuk berembuk,” tuntas dia. Pemerintah sudah “memperingatkan” PSSI supaya segera menyelesaikan segala masalah yang membuat sepakbola Indonesia kisruh terus. Presiden SBY bahkan sudah secara eksplisit mengungkapkan kekecewaannya pada keadaan tersebut.

 

Source  : detik.com
foto       : detiksport/Rengga Sancaya


SBY: PSSI Jangan Terus Sibuk Berantem

kl

Jakarta – Beberapa bulan setelah kongres dan terpilih kepengurusan baru, konflik di tubuh PSSI tak kunjung mereda. Presiden Susilo Banbang Yudhoyono meminta PSSI jangan terus sibuk berantem dan mulai memprioritaskan kepentingan bangsa.

“Tidak betul sepakbola kita terus menurun. Tapi saya sangat prihatin dgn kejadian akhir-akhir ini. Ribut, ricuh yang berselsih adalah para pengurus organisasi olahraga sendiri,” kata Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Menurut SBY, konfik pengurus PSSI sudah dalam tahap mengabaikan suara rakyat. Rakyat ingin prestasi olahraga nasional terus melejit, tapi pengurus organisasinya malah tidak kunjung menuntaskan konflik internal mereka.

“Rakyat senang sekali karena tanda-tanda kebangkitan olahraga kita (setelah hasil bagus di SEA Games). Tiba-tiba kita menerima berita yg tidak baik. Perselisihan, pertengkaran bahkan pada tingkat yang melukai perasaan rakyat. Rakyatnya ingin olahraganya maju, semangatnya tinggi. Dukungan kepada tim sepakbola juga tinggi, tiba-tiba harus menerima keadaan seperti ini,” lanjut SBY kemudian.

Terkait kisruh yang berkepanjangan tersebut, SBY mengaku menerima banyak SMS yang mendesak agar pemerintah segera turun tangan menyelesaikan konflik PSSI. Namun sesuai aturan yang berlaku di FIFA dan menjadi Statuta PSSI, tidak mungkin pemerintah melakukan intervensi sebab bisa berakibat pembekuan di tingkat internasional.

“Tapi kan nggak bisa terus begini. Pengurus PSSI tolong dengarkan suara rakyat, mosok terus sibuk berantem? Dukungan rakyat jangan dihadiahi konflik yang tak habis-habisnya. Utamakan kepentingan bangsa,” lugas SBY.


Jadwal Liga Selesai Dibuat, Laga Pembuka di Bandung

Jakarta – Satu lagi langkah menuju digelarnya Liga Indonesia selesai dilakukan. PT Liga Prima sudah menuntaskan penyusunan jadwal musim 2011/12, dengan pertandingan pertama digelar di Bandung pada 15 Oktober. Soal penyusunan jadwal Liga Indonesia sebelumnya sempat jadi pertanyaan. Dengan roda kompetisi yang akan bergulir kurang dari dua pekan — kick off pada 15 Oktober — jadwal pertandingan hingga Selasa (4/10/2011) kemarin lusa belum dikelar dibuat. Namun pekerjaan rumah menyusul jadwal kompetisi tersebut akhirnya selesai dibuat. PT Liga Prima bahkan sudah menyerahkannya pada Komite Kompetisi yang akan membuat keputusan final. “Sejauh ini jadwal sudah selesai, sudah kami serahkan ke Komite Kompetisi berikut regulasinya,” sahut CEO PT Liga Prima, Widja, dalam perbincangan dengan detikSport. Terkait durasi kompetisi, hingga kini belum dipastikan kapan liga akan berakhir karena jadwal yang diajukan ada dua opsi. Pilihan pertama adalah menggelar laga tengah pekan yang membuat kompetisi bisa tuntas pada akhir Mei 2012, sementara jika laga hanya digelar pada akhir pekan maka baru akan kelar pada sekitar September 2012. “Jika hari pertandingannya adalah Rabu-Kamis dan Sabtu-Minggu maka kita akan selesai akhir Mei 2012. Jika cuma ambil Sabtu-Minggu saja akan selesai akhir September 2012. Begitu jadwal fix dari kami dan akan diputuskan oleh Komite Kompetisi. Kalau kami sih prefer yang ada laga tengah pekan.” “Kami menyusun jadwal sedemikian mungkin. Jadi misalnya Persipura sedang bertandang ke tim di wilayah barat (Indonesia) paling tidak nanti akan menghadapi dua atau tiga pertandingan sekaligus, jadi bisa efektif untuk mereka. Ini juga untuk mengantisipasi misalnya kalau ada Pilkada (pemilihan kepala daerah),” lanjut dia kemudian. Terkait laga pembuka, pertandingan akan digelar di Stadion Jalak Harupat, Bandung. Namun siapa yang akan bertanding belum bisa dipastikan. “Usulan sementara adalah Persib (Bandung) menghadapi Semen Padang, atau Persib menghadapi Persipura,” tuntas Widja.


Djohar Soal Nama Liga dan Format Dua Wilayah

Jakarta – Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin menjelaskan perihal nama kompetisi baru di Indonesia yang berbau salah satu kompetisi di musim lalu. Ia juga menerangkan tentang kemungkinan format dua wilayah.

Mengenai nama kompetisi, Liga Prima, yang dinilai “dekat” nama brand Liga Primer Indonesia (LPI), Djohar mengatakan bahwa itu tidak ada kaitannya.

“Itu ‘kan nama PT-nya. Nama kompetisinya belum. Mungkin nanti bisa Citibank Competition, entah Liga Bank Mandiri, entah mungkin yang lain. Tapi, PT. Liga Prima-nya diambil dari (kepanjangan) Program Indonesia Emas. Jadi, ini sejalan dengan program pemerintah itu,” papar Djohar usai menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan penyedia konten siaran televisi di Malaysia, Broadway Media, di ruang VVIP Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (15/9/2011).

Kemudian, saat ditanya soal sponsorship untuk kompetisi yang akan datang tersebut, ia belum mau menyebutkan secara detil termasuk namanya.

“Tiga hari ini kita sudah negosiasi. Ada sponsor besar, semua dari luar. Namanya saya lupa, tapi pokoknya level dunia.”

Mengenai rencana PSSI menggulirkan kompetisi dengan format dua wilayah, Djohar mengatakan bahwa hal itu belum final. Pihak yang akan memutuskan adalah Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

“Itu AFC yang menentukan, mau itu satu wilayah atau dua. Kalau jumlahnya mencukup satu wilayah, ya satu wilayah saja. ‘Kan terpulang lagi nanti siapa yang lolos (verifikasi). Adalah hak semua klub untuk ikut kompetisi,” jawabnya.

Kemarin, seorang anggota Komite Eksekutif La Nyalla Mattaliteti mengkritik wacana kompetisi dua wilayah karena dianggap menyalahi aturan dalam statuta FIFA. Pendapat itu dibantah Djohar.

Nggak ada itu. Nggak ada di statuta, (kompetisi) harus satu wilayah.

“Jadi, sebenarnya sponsor juga ingin satu wilayah. Tapi terpulang nanti, karena klub-klub punya hak untuk ikut kompetisi. Itu nanti AFC yang memverifikasi.

“Kalaupun – ini saya bicara kalau ya – terjadi dua wilayah, itu hanya untuk satu kali (musim ini saja). Tahun depan harus satu wilayah,” terang Djohar


Kompetisi Indonesia akan Disiarkan TV Malaysia, TV Lokal Belum Jelas

Jakarta – Kompetisi sepakbola Indonesia mendatang rencananya akan disiarkan oleh stasiun televisi Malaysia. Akan tetapi, TV lokal mana yang akan memiliki hak siarnya hingga kini belum diketahui.

Bertempat di ruang VVIP Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (15/9/2011), PSSI menandatangani nota kesepakatan dengan perusahaan penyedia konten siaran televisi di Malaysia, Broadway Media, yang punya hak untuk menyiarkan liga di Indonesia di negara tersebut.

“Ini adalah kerjasama bersejarah. Ini pertama kalinya liga profesional di Indonesia disiarkan secara resmi di negeri jiran,” ujar Ketua Umum PSSI Johar Arifin Husin.

“Kerjasama ini juga membawa nilai tambah berupa peningkatan hubungan klub dan liga sepakbola profesional serta menjalin masyarakat kedua negara melalui sepakbola.”

Dalam penandatanganan nota kesepahaman tersebut, turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Menteri Belia dan Sukan Malaysia YB Dato’ Sri Ahmad Shabery Cheek.

Nantinya, Broadway Media melalui jaringan televisi satelit berbayar Astro tidak hanya akan menyiarkan pertandingan, tapi juga acara preview, highlight, dan profil pemain-pemain bintang.

“Broadway ini nantinya siaran di Malaysia dan Brunei. Mereka ‘kan TV kabel,” tambah Djohar, yang belum memberitahu angka kerjasama tersebut, karena prosesnya masih berlangsung.

Pada kesempatan yang sama CEO Liga Prima, Widjajanto, mengungkapkan bahwa PSSI dan Federasi Sepakbola Malaysia juga sepakat untuk menjalin kerjasama. Nantinya, ia berharap, bisa mengadakan laga persahabatan atau turnamen antarklub juara kedua negara.

“Ya, misalnya juara Liga Indonesia kita pertemukan dengan juara Liga Super Malaysia. Di masa datang, kerjasama seperti ini dapat kita luaskan ke Filipina dan Thailand dengan menyelenggarakan turnamen tersendiri.”

Bagaimana dengan siaran televisi di Indonesia? Djohar mengingatkan, PSSI masih punya kontrak dengan ANTV sampai empat tahun ke depan. Namun, bisa saja ada perubahan.

“Di Indonesia kita sudah ada kontrak dengan ANTV. Tapi, ANTV sangat terbuka. Pak Nirwan (Bakrie) sangat terbuka dan sangat oke menolong. Dia juga lihat realitanya.

“Nanti semua terpulang dari hasil pembicaraan. Kalau katanya oke jual aja (hak siarnya), nanti mungkin kita atur bagi-baginya,” tukas Djohar.


RD Mungkin Diperbantukan di Timnas Senior

Jakarta – PSSI terus mencari solusi untuk meningkatkan performa timnas di pertandingan sisa Kualifikasi Piala Dunia 2014. Salah satu yang dijajaki adalah memperbantukan Rahmad Darmawan di timnas senior.

Rahmad pada awalnya menjadi asisten Wim Rijsbergen saat pria asal Belanda itu ditunjuk sebagai pelatih timnas senior. Kerja keduanya menghasilkan kemenangan dengan agregat 5-4 atas Turkmenistan di babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2014.

Namun kerjasama keduanya tak bertahan lama. Rahmad kemudian ditunjuk untuk menukangi timnas U-23.

Menyusul hasil buruk yang didapat timnas di dua laga kontra Iran dan Bahrain, PSSI terus berusaha meningkatkan performa timnas. Dan salah satu opsi yang terbuka untuk dijajaki adalah memperbantukan RD di timnas senior.

“Semua pelatih bisa membantu, karena dalam kontraknya tidak dkhususkan untuk tim senior, U-23, U-16. Mereka bisa diperdayakan,” sahut ketua umum PSSI, Djohar Arifin Husin.

Meski begitu Djohar menegaskan kalau penugasan tersebut nantinya jangan sampai justru mengganggu program-program timnas U-23. Apalagi mereka ditargetkan meraih emas di SEA Games yang akan digelar pada akhir tahun ini.

“Namun jangan sampai menganggu program tim U-23 untuk SEA Games karena kita menargetkan juara, sudah empat SEA Games kita tak dapat apa-apa,” lanjut Djohar.

Sementara itu, terkait insiden petasan yang sempat membuat laga Indonesia vs Bahrain terhenti sekitar 15 menit, PSSI hingga kini belum menerima surat peringatan dari FIFA.

“Kami sampai saat ini belum menerima surat apapun. Mudah-mudahan jangan sampai terjadi lah,” demikian tuntasnya.


Bepe Siap Main di Posisi Mana Pun

Solo – Meski bermain bukan di posisi favorit, Bambang Pamungkas sukses menyarangkan dua gol ke gawang Palestina. Soal ini, dia mengaku tidak masalah dan siap bermain di mana pun sesuai instruksi pelatih.

Saat timnas Indonesia berujicoba dengan Palestina, Senin (22/8/2011) malam WIB, Bambang diturunkan sebagai starter oleh pelatih Wim Rijsbergen. Dia juga mengemban tugas sebagai kapten tim ‘Garuda’.

Pemain bernomor 20 itu sukses menyumbangkan dua dari empat gol kemenangan Indonesia. “Suatu hal yang menyenangkan bisa kembali ke first eleven. Saya bekerja keras dalam latihan untuk kembali ke sana. Dan ketika saya punya kesempatan, hari ini saya cukup puas dengan permainan saya,” ucap Bepe kepada wartawan seusai pertandingan.

“Di awal pertandingan, saya agak nervous karena beberapa kali sempat hilang posisi karena saya tidak biasa main di situ. Tapi, dengan bantuan rekan-rekan, saya bisa mengembalikan kepercayaan diri saya dan menemukan gim saya,” ujarnya.

Oleh Rijsbergen, pemain Persija Jakarta itu dipasang agak di belakang Cristian Gonzales. Sementara posisi ideal dari Bambang adalah adalah target man.

“Sebagai pemain, saya adalah prajurit. Artinya, saya siap dimainkan di mana pun. Pelatih tahu apa yang terbaik buat tim ini,” ujar Bambang saat ditanya soal posisinya.

“Memang ini bukan posisi saya sebenarnya. Tapi, prinsip saya, saya selalu berusaha memberikan yang terbaik. Baik itu dari lapangan, bangku cadangan, atau sebagai penonton. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk tim ini.”

“Tidak ada kata enjoy atau tidak enjoy. Tapi, saya cuma berusaha melakukan tugas saya di sini,” pungkas dia.